Timor Lésté

Saking Wikipédia
(Kagingsirang saking Timor Leste)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Republik Demokratik Timor Leste

  • Repúblika Demokrátika Timor Lorosa'e  (Tetum)
  • República Democrática de Timor-Leste  (Portugal)
Bendera Timor Leste
Kober
{{{coat_alt}}}
Lambang
SemboyanUnidade, Acção, Progresso  (Portugal)
Unidade, Asaun, Progresu  (Tetum)
(Indonesia: "Persatuan, Tindakan, dan Kemajuan")
Gending kebangsaan"Pátria" (Portugal)
(Indonesia: "Tanah air")
Lokasi Timor Leste
Genah Timor Leste
Ibu kota
Dili
8°33′S 125°34′E / 8.55°S 125.56°E / -8.55; 125.56Koordinat: 8°33′S 125°34′E / 8.55°S 125.56°E / -8.55; 125.56
Basa resmi
Basa nasional
Agama
(Sensus 2015[1])
97.57% Katolik Roma
2.43% agama lainnya
DemonimEast Timorese
Timorese
Maubere (tidak resmi)[2][3]
PamrentahanNegara kesatuan bersistem Republik semi-presidensial[4][5][6]
• Presiden
Francisco Guterres
Taur Matan Ruak
LegislatipParlamento Nacional
Pembentukan
abad ke-16
• Deklarasi kemerdekaan
28 Nopémber 1975
17 Juli 1976
• Diurus oleh UNTAET
25 Oktober 1999
• Kemerdekaan dipulihkan
20 Mei 2002
Jimbarnyané
 - Total
15,410[7] km2 (5,950 sq mi) (ka-154)
 - Perairan (%)
dapat dihiraukan
Populasi
 - Sensus Krama 2015
1,167,242[8]
78/km2 (202.0/sq mi)
PDB (KKB)2019
 - Total
$4,206 miliar[9] (ke-165)
$3,252[9] (ke-158)
PDB (nominal)2019
 - Total
$1,674 miliar[9] (ke-166)
$1,294[9] (ke-159)
Gini (2014)Steady 28.7[10]
rendah
IPM (2018)Increase 0.626[11]
sedang · ke-131
Mata uangDolar Amerika Serikatb
(USD)
Zona waktuWaktu Indonesia Timur
(UTC+9)
Lajur kemudikiri
Kode telepon+670
Kode ISO 3166TL
Ranah Internet.tlc
Situs web resmi
timor-leste.gov.tl
  1. Kelima belas "Basa nasional" tersebut diakui oleh Konstitusi.
  2. Koin Centavo juga digunakan.
  3. .tp sampun kauah.


Republik Demokratik Timor Leste (utawi Timor Lorosa'e), sané sadurung merdeka mawastan Timor Timur, inggih punika negara cenik ring kaja Ostrali lan kangin nusa Timor. Wawengkon negara puniki masih nguub nusa Kambing utawi Atauro, Jaco, lan enklave Oe-Cusse Ambeno ring Timor Barat.

Pustaka[uah | uah wit]

  1. "Nationality, Citizenship, and Religion". Government of Timor-Leste. 25 Oktober 2015. Kaarsipin saking versi asli tanggal 13 November 2019. Kaakses 29 Januari 2020.
  2. Hicks, David (15 September 2014). Rhetoric and the Decolonization and Recolonization of East Timor. Routledge. ISBN 9781317695356 – saking Google Books.
  3. Adelman, Howard (28 Juni 2011). No Return, No Refuge: Rites and Rights in Minority Repatriation. Columbia University Press. ISBN 9780231526906 – saking Google Books.
  4. Shoesmith, Dennis (Maret–April 2003). "Timor-Leste: Divided Leadership in a Semi-Presidential System" (PDF). Asian Survey. 43 (2): 231–252. doi:10.1525/as.2003.43.2.231. ISSN 0004-4687. OCLC 905451085. Kaakses 25 Agustus 2017. Sistem semi-presidensial di negara baru Timor-Leste telah melembagakan perjuangan politik antara presiden, Xanana Gusmão, dan perdana menteri, Mari Alkatiri. Ini telah mempolarisasikan aliansi politik dan mengancam kelangsungan hidup negara baru. Makalah ini menjelaskan perpecahan ideologis dan sejarah persaingan antara dua aktor politik utama ini. Adopsi Marxisme oleh Fretilin pada tahun 1977 menyebabkan penolakan Gusmão terhadap partai pada 1980-an dan keputusannya untuk menyingkirkan Falintil, gerakan gerilya, dari kontrol Fretilin. Perebutan kekuasaan antara kedua pemimpin ini kemudian diperiksa dalam transisi menuju kemerdekaan. Ini termasuk laporan politisasi pasukan pertahanan dan kepolisian serta upaya Menteri Administrasi Internal Rogério Lobato untuk menggunakan veteran Falintil yang tidak puas sebagai pasukan balasan bagi loyalis Gusmão dalam angkatan bersenjata. Kerusuhan Dili 4 Desember 2002 dijelaskan dalam konteks perjuangan politik ini.CS1 maint: ref=harv (link)
  5. Neto, Octávio Amorim; Lobo, Marina Costa (2010). "Between Constitutional Diffusion and Local Politics: Semi-Presidentialism in Portuguese-Speaking Countries" (PDF). APSA 2010 Annual Meeting Paper. SSRN 1644026. Kaakses 25 August 2017.CS1 maint: ref=harv (link)
  6. Beuman, Lydia M. (2016). Political Institutions in East Timor: Semi-Presidentialism and Democratisation. Abingdon, Oxon: Routledge. ISBN 978-1317362128. LCCN 2015036590. OCLC 983148216. Kaakses 18 Agustus 2017 – saking Google Books.
  7. [1][pranala nonaktif]
  8. "2015 Census shows population growth moderating". Government of Timor-Leste. 25 Oktober 2015. Kaarsipin saking versi asli tanggal 7 Pébruari 2016. Kaakses 24 Juli 2016. Unknown parameter |deadurl= ignored (help)
  9. 9,0 9,1 9,2 9,3 "Timor-Leste". The World Bank. Kaakses 13 Agustus 2020.
  10. "GINI index (World Bank Estimate)". The World Bank. Kaakses 13 Agustus 2020.
  11. "Human Development Report 2019" (PDF). United Nations Development Programme. 2019. Kaakses 13 Agustus 2020.